Kamis, 21 April 2011

Dinamika Organisasi


Organisasi atau organon dalam bahasa yunani yang mempunyai arti alat.Dalam suatu organisasi pasti akan terjadinya suatu dinamika yang harus di kelola secara cerdas dan konstruktif.suatu konflik dapat bersifat destruktif atau sebaliknya,jika dapat mengelolanya dengan baik.

  • Pengertian konflik
                Konflik adalah segala macam interaksi atau pertentangan antara dua atau lebih pihak.Lalu konflik dalam organisasi adalah suatu ke tidak setujuan antar satu atau beberapa anggota organisasi.

  • Jenis-jenis konflik dan sumber konflik
                Jenis konflik
1.       Konflik dalam diri individu
Suatu konflik yang erjadi pada sseorang yang mempunyai dua keinginan.
2.       Konflik antar individu dalam organisasi yang sama
Suatu konflik dua anggota yang memiliki kepentingan atau keinginan yang berbeda.
3.       Konflik antar individu dan kelompok dalam organisasi yang sama
Suatu konflik yang dilakukan antara satu aggota dengan suatu kelompok yang ada di suatu organisasi yang sama.
4.       Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
Suatu konflik yang dilakukan antara kelompok dengan kelompok lain yang masih dalam satu organisasi yang sama.
5.       Konflik antar organisasi
Suatu konflik antar organisasi yang biasanya disebut dengan persaingan.

                Sebab-sebab konflik
1.       Ketergantungan satu arah.
2.       Distorsi komunikasi.
3.       Adanya aspirasi yang tidak ditampung.
4.       Saling ketergantungan tugas.
5.       Ketidakpuasan, perasaan ketidakadilan.
6.       Tidak ada pedoman.
7.       Aturan yang kurang jelas.
8.       Kurang transparannya beberapa hal.

  • Strategi penyelesaian konflik
1.       Harus sering mengadakan musyawarah.
2.       Adanya komunikasi dua arah yang enak dan luwes.
3.       Memberi keadilan pada semua lini.
4.       Transparan dalam semua hal.
5.       Ada pedoman yang jelas.
6.       Ada aturan yang jelas.
7.       Semua aspirasi dianggap penting dan dikomunikasikan

  • Motivasi
                Konflik tidak selamanya bersifat negatif,konflik jika dapat mengolahnya secara benar akan dapat menjadi bersifat positif.Maka konflik harus di anggap menjadi dinamika organisasi agar organisasi tidak bersifat stagnan,setiap konflik harus di pelajari untuk dapat menjadi pengalaman dan agar organisasi menjadi hidup.Lalu pembuat konflik disebut sebagai motor dinamika bukan sebagai perusak organisasi.

  • Teori motivasi
1.       Motif kekuasaan
Merupakan keinginan untuk mendapatkan kekuasaan melalui keunggulan yang di milikinya.
2.       Motif berprestasi
Merupakan suatu keinginan untuk menyelesaikan suatu tugas secara sempurna.
3.       Motif untuk bergabung
Merupakan keinginan untuk sebagai kebutuhan bersama orang lain.
4.       Motif keamanan
Merupakan keinginan untuk melindungi diri dari berbagai ancaman.
5.       Motif status
Merupakan keinginan untuk mencapai tingkatan tertentu dalam suatu organisasi.

0 komentar:

Posting Komentar