Sabtu, 08 Oktober 2011

Pendekatan Sistem dalam Memecahkan Masalah dan Membuat Keputusan


      A.      Pendahuluan
Pendekatan sistem mempunyai arti yaitu suatu komputer yang berperan pokok dalam suatu metode.Tetapi suatu informasi juga bukan hanya dari komputer tetapi banyak informasi dari luar yang dipergunakan oleh seorang manajer dan seorang manajer dapat berbeda cara bagaimana mengumpulkan data tersebut.

      B.      Pembahasan

       1.       Pemahaman Dasar Pemecahan Masalah dan Pembuatan Keputusan.
                Seorang manajer haruslah dapat memecahkan masalah dalam suatu organisasi atau perusahaan.Dan tujuan dari sistem informasi adalah membantu manajer dalam memecahkan masalah.
                Keputusan mempunyai arti yaitu seleksi dari beberapa tindakan,jadi pembuatan keputusan adalah penyeleksian tindakan dalam suatu masalah yang di yakini oleh pembuat keputusan bahwa keputusan tersebut adalah jalan terbaik untuk memecahkan masalah tersebut.

       2.       Tahapan Pemecahan Masalah dengan Menggunakan Pendekatan Sistem.
                Pendekatan sistem atau DSS adalah pengidentifikasian dan pemisahan masalah diikuti dengan proses pemecahan yang sistematik.Dalam pemecahan masalah dengan menggunakan DSS memiliki suatu cara yaitu :
1.       Melihat perusahaan sebagai sebuah sistem.
2.       Memahami sistem lingkungan.
3.       Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
4.       Memproses dari tingkat sistem ke subsistem.
5.       Menganalisis bagian sistem dalam urutan tertentu.
6.       Mengidentifikasi pemecahan pengganti.
7.       Mengevaluasi pemecahan pengganti.
8.       Menetukan pemecahan yang terbaik.
9.       Menerapkan pemecahan.
10.   Tindak lanjut untuk memastikan bahwa pemecahan tersebut efektif.

        3.       Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalah
                Faktor manusia atau faktor dari seseorang manajer pun dapat mempengaruhi cara yang akan di ambil untuk pemecahan masalah,yaitu antara lain :
·         Penangkapan Masalah,dibagi 3 kelompok :
o   Penghindar masalah,manajer menganggap segala sesuatu berjalan dengan baik terus-menerus.
o   Pemecah masalah,manajer tidak mencari masalah dan jika ada suatu masalah dia akan menyelesaikannya.
o   Pencari masalah,adalah seorang manajer yang agresif.
·         Pengumpulan informasi,dibagi 2 :
o   Cara memerintah,manajer melakukan manajemen dengan pengecualian dan menampilkan segala sesuatu yang tidak sesuaidengan kriteria tertentu.
o   Cara menerima,manajer ingin melihat segala sesuatu kemudian menentukan apakah ia berguna bagi dirinya sendiri atau orang lain dalam organisasi.
·         Penggunaan informasi,dibagi 2 :
o   Cara sistematik,manajer memberikan perhatian khusus untuk mengikuti metode pemecahan masalah yang telah ditentukan.
o   Cara intuitif,manajer tidak menggunakan suatu metode tertentu,namun ia menyesuaikan pendekatan dengan situasi yang ada.

      C.      Kesimpulan
                Setelah saya menyelesaikan tulisan ini saya dapat menyimpulkan bahwa,seorang manajer dalam menyelesaikan masalah haruslah dengan di dukung informasi-informasi yang di butuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut.Dan semua manajer pun tidak sama dalam penyelesaian suatu masalah karena seorang manajer mempunyai karakter yang berbeda-beda.

      D.      Daftar pustaka
      E.S.Margianti & D. Suryadi H.S. Sistem Informasi Manajemen.Penerbit Gunadarma

Sabtu, 01 Oktober 2011

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN


a     a)      PENDAHULUAN
                Di artikel sebelumnya sudah di jelaskan tentang sistem informasi manajemen.Lalu sekarang di artikel ini saya akan menjelaskan tentang model-model sistem umum dalam suatu perusahaan (general system model of the firm).Yaitu suatu diagram proses  sistem dapat diterapkan ke dalam segala jenis organisasi.

b     b)      PEMBAHASAN

Pengertian Model
                Model adalah suatu abstraksi dari sesuatu yang menampilkan tujuan dan aktivitas yang disebut entity,dimana entity tersebut adalah calon pembeli.

Konsep Dasar Model Sistem Umum  Perusahaan
                Pada dasarnya ada 4 jenis model,yaitu :
1     -       Model fisik
                Suatu jenis model yang penggambaran tiga dimensi dari kesatuannya,model ini bisa berukuran lebih kecil,lebih besar atau sama dari pada obyek yang di wakilinya.Contohnya adalah mainan anak-anak,seperti mobil,kapal dan lain-lain.

2    -      Model naratif
                Sebuah jenis model yang digunakan oleh manajer tiap hari,yang jarang sekali di anggap model.model ini menjelaskan entity dengan lisan maupun tertulis.

3    -       Model grafis
                Jenis model ini menjelaskan entity dengan berupa garis,simbol dan bentuk.Dan tidak jarang juga di sertai dengan penjelasan naratif.
               
4    -      Model matematis
                Model ini menggunakan rumus matematika dalam penggunaannya dan dalam penggunaan matematikanya lebih kompleks dari pada metematika di perguruan tinggi,contohnya dalam perhitungan BEP.

Penggunaan Model Sistem Umum
                Dalam penggunaan model terdapat dua tujuan,yaitu:
·         Memudahkan pemahaman yaitu dapat di buat lebih sederhana agar para entity dapat memahami produk dari perusahaan.
·         Meramal yaitu dalam pembuatan model ini mempunyai kegunaan dalam membantu pemahaman lebih sedikit di banding dengan kemampuan meramal.di karenakan manajer mempunyai dampak potensial dari keputusan pada perusahaan,maka  kemampuan untuk melihat masa depan sangat di butuhkan,maka model yang sangat tepat ialah model matematis karena dapat memberikan daya ramal tersebut.

c     c)       Kesimpulan
                Telah saya simpulkan bahwa suatu model perusahaan sangat di butuhkan dalam suatu perusahaan karena agar dapat mengetahui perkembangan perusahaan,memberitahukan secara efektif produk perusahaan,dan memanage perusahaan agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya.

d     d)      Daftar Pustaka
       E.S.Margianti & D. Suryadi H.S. Sistem Informasi Manajemen.Penerbit Gunadarma.